google-site-verification=d1L6D5xC-3bLAyc1XJHZOuY6DT1Zvt97lAhCEKqUfhk

Airborne Disease

Merupakan penyakit akibat dari penyebaran partikel patogen yang terbawa oleh udara dalam jarak dan waktu tertentu (airborne) serta berhasil masuk ke tubuh inang dan menginfeksinya.

Partikel patogen ini bisa dalam berbagai ukuran, partikel yang berukuran dibawah 0,5 μm biasanya terbawa dalam aerosol.

Penyebaran

Penyebaran patogen secara airborne dapat terjadi melalui nafas, berbicara, batuk, bersin, terangkatnya debu, semprotan cairan, penyiraman toilet, atau kegiatan apapun yang dapat menghasilkan aerosol (misalnya beberapa tindakan medis di dokter gigi dan rumah sakit) atau percikan.

Patogen tersebut dapat berupa virus, bakteri atau jamur. Namun perlu diperhatikan bahwa tidak semua patogen dapat menyebar melalui airborne / udara.

Penyebaran secara airborne sangat dipengaruhi oleh gravitasi, suhu dan kelembaban udara, serta aliran udara.

Patogen yang airborne dapat juga jatuh dan menempel di benda – benda yang ada disekitarnya dan kembali airborne jika kembali jika ada angin dan sebagainya demikian seterusnya.

Patogen yang re-airborne ataupun yang jatuh ke benda – benda (fomite) masih sangat berpeluang menginfeksi inang (manusia).

Beberapa patogen yang dapat airborne mampu bertahan dalam waktu yang cukup lama, misalnya bakteri Mycobacterium tuberculosis, penyebab penyakit TBC. Namun banyak juga yang tidak dapat bertahan lama dan mati / menghilang akibat penguapan.

Patogen airborne biasanya menyebabkan peradangan di hidung, tenggorok, sinus dan paru – paru. Hal ini disebabkan oleh inhalasi patogen ini mempengaruhi sistem pernapasan.

Penyakit Yang Disebabkan Oleh Airborne

Penyakit umum yang biasanya ditularkan melalui airborne misalnya campak, cacar air, TBC, influenza, penyakit akibat virus corona dan beberapa penyakit lainnya.

Pencegahan

Pencegahan yang disarankan dari penyakit tersebar melalui airborne adalah imunisasi, menggunakan respirator atau masker, memperhatikan sanitasi diri seperti mencuci tangan dengan baik dan benar, menjaga kebersihan lingkungan, menjaga sirkulasi udara di ruangan tetap lancar, termasuk juga pembatasan jarak atau phisical distencing.

Saat pandemi COVID-19, terjadi perdebatan mengenai cara penularan COVID-19, apakah melalui droplet atau airborne.

Semoga penjelasan singkat tentang airborne ini dapat memberikan informasi yang cukup untuk memberikan wawasan baru bagi kita semua dalam rangka mewaspadai pandemi COVID-19.

Klik di sini untuk membaca tentang pengertian droplet

Sumber : Materi Seminar Online Persiapan New Normal di Tempat Kerja Menghadapi COVID-19 oleh dr. Ferry Afero Tanama. Sp.Ok

Untuk masalah sehubungan dengan Pelayanan Kesehatan dan Keselamatan kerja silahkan menghubungi kami di 021-50105029 / Chat via WA 0821-1178 1296, atau klik Hubungi Kami agar petugas kami segera dapat membantu anda.

Copyright © All right reserved.